Bupati Rayo Hadiri Acara di Kampuang, Ribuan Jemaah Penuhi Islamic Center Koto Baru

Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Di Kabupaten Solok, perayaan ini berlangsung dengan meriah di Islamic Center Koto Baru, di mana ribuan jemaah berkumpul untuk melaksanakan salat Idul Fitri. Kehadiran Bupati Solok, Jon Firman Pandu, di Kampuang memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat setempat. Sementara itu, Wakil Bupati Solok, H. Candra, juga turut berpartisipasi dalam perayaan ini, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan ini.
Kehadiran Para Pejabat dan Jemaah di Islamic Center Koto Baru
Salat Idul Fitri di Masjid Agung Darussalam yang terletak di Islamic Center Koto Baru dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Forkopimda dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli. Di masjid ini, Dr. Ramza Fatria Maulana, SH, S.Ikom, MH, CPM, yang juga merupakan dosen di Universitas Muhammad Natsir Sumatera Barat di Bukittinggi, bertindak sebagai khatib. Imam salat, Andri Outra, S.Pd.I, seorang qoriah terkemuka di Kabupaten Solok, memimpin pelaksanaan ibadah ini.
Perayaan Idul Fitri tahun ini juga diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Solok, yang mengundang Wakil Bupati Solok, H. Candra, SHI, untuk bergabung dalam salat bersama ribuan jemaah lainnya. Momen ini menjadi istimewa karena masjid dan area di sekitar Islamic Center Koto Baru dipenuhi oleh masyarakat yang antusias untuk merayakan hari besar ini, menunjukkan betapa kuatnya ikatan komunitas di Kabupaten Solok.
Peranan Khatib dalam Menyampaikan Pesan Moral
Dalam khutbahnya, Prof. Dr. H. Rahmad Hidayat, MA, seorang guru besar dan Ketua Program Pasca Sarjana di UIN Mahmud Yunus Batusangkar, menyampaikan pesan-pesan penting mengenai makna Idul Fitri. Ia mendorong jemaah untuk merenungkan hikmah yang bisa diambil dari sejarah, khususnya dari peristiwa perang Uhud yang terjadi pada tanggal 7 Syawal di tahun 3 H, yang bertepatan dengan 23 Maret 625 M. Saat ini, umat Islam merayakan 1 Syawal 1447 H pada 21 Maret 2026 M.
Dalam khotbah tersebut, beliau menjelaskan bahwa salah satu hikmah dari peristiwa tersebut adalah pentingnya menjaga fokus dan tidak terpedaya oleh nafsu duniawi. Khatib menekankan bahwa ketidakwaspadaan dapat mengakibatkan kekalahan, seperti yang terjadi pada pasukan Muslim saat itu. Pesan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi semua jemaah untuk tetap bersikap waspada dan rendah hati.
Pesan dari Wakil Bupati Solok
Wakil Bupati Solok, H. Candra, dalam sambutannya, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati yang tidak dapat hadir di Islamic Center Koto Baru karena mengikuti salat di Koto Laweh, Lembang Jaya. Meskipun demikian, semangat kebersamaan tetap terjalin, dan ia berharap agar Ramadan 1447 H dapat menjadi bulan yang penuh berkah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok.
Di samping itu, H. Candra juga menyampaikan informasi mengenai program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program BPJS Gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung masyarakat dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial.
Refleksi dan Harapan dari Khutbah
Dalam khutbahnya, Prof. Dr. Rahmad Hidayat juga mengajak jemaah untuk melakukan refleksi dan tobat, mirip dengan tobat Nabi Adam AS. Ia mengingatkan bahwa berserah diri kepada Allah SWT dan meminta ampunan atas segala kesalahan adalah langkah penting dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Pesan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi setiap individu untuk tidak sombong, karena kesombongan adalah sifat yang dikecam dalam ajaran agama.
- Salat Idul Fitri dihadiri ribuan jemaah.
- Pentingnya refleksi dalam kehidupan spiritual.
- Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Peran khatib dalam menyampaikan pesan moral.
- Semangat kebersamaan dalam merayakan Idul Fitri.
Melalui acara ini, Islamic Center Koto Baru tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan spiritual yang memperkuat tali silaturahmi antar warga. Momen berkumpulnya ribuan jemaah menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kabupaten Solok memiliki semangat tinggi dalam menjalankan ajaran agama dan menjaga kebersamaan.
Perayaan Idul Fitri di Islamic Center Koto Baru menjadi cerminan dari kekuatan iman masyarakat yang tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga dalam upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung. Dengan demikian, diharapkan ke depan, kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan untuk mempererat hubungan antar warga dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.


